Kabar18.com

Minggu, 20 September 2026

Prabowo Resmikan Fakultas Kedokteran Unida Gontor, Serukan Free Palestine

Di resepsi seabad Gontor di Ponorogo, Presiden meneken dua prasasti, menerima kefiyeh dari Duta Besar Palestina, dan meminta pesantren itu tidak ikut politik praktis. Ia juga menyinggung profesor yang disebutnya membela kepentingan asing.

Oleh

Penanggung Jawab Redaksi: Mursyid Sonsang

· 4 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip 2024: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pelantikan di Kompleks Parlemen, Jakarta, 20 Oktober 2024. (Foto: Kementerian Sekretariat Negara…
Foto arsip 2024: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pelantikan di Kompleks Parlemen, Jakarta, 20 Oktober 2024. (Foto: Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia / Wikimedia Commons, Public domain)

Ponorogo — Presiden Prabowo Subianto meresmikan Fakultas Kedokteran Unida Gontor dan menyerukan “Free Palestine” di resepsi seabad Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu, 19 September 2026. Di depan lebih dari 8.000 undangan, ia meminta pesantren itu tidak ikut politik praktis.

Presiden meneken dua prasasti seusai acara utama di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), menurut rilis Kementerian Sekretariat Negara. Satu untuk renovasi aula itu, satu lagi untuk Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (Unida) Gontor. Undangan meliputi pimpinan lembaga negara, menteri, duta besar, pimpinan TNI dan Polri, kepala daerah, pengasuh pesantren, dan alumni.

Resepsi berlangsung sehari sebelum Gontor genap 100 tahun. Pembukaan kembali Pondok Gontor dideklarasikan pada 20 September 1926 oleh tiga bersaudara: Ahmad Sahal, Zainuddin Fannanie, dan Imam Zarkasyi.

Balai tempat resepsi itu dibangun sekitar 1933–1934 dengan nama Balai Pertemuan Kaum Muslimin dan direkonstruksi lagi mulai Juli 2024, menurut rilis Sekretariat Negara itu.

Fakultas Kedokteran Unida sudah menerima pendaftaran mahasiswa baru sejak 5 Februari 2024. Rilis pemerintah tidak merinci jumlah mahasiswanya.

Kefiyeh dari Duta Besar Palestina

Seruan untuk Palestina muncul ketika Prabowo menyapa para duta besar: Suriah, Yaman, lalu Palestina. Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A.K. Alsattari berdiri ketika disapa, tulis detikNews. Presiden lalu berseru “Free Palestine” tiga kali dari mimbar dan hadirin menyahut dengan seruan yang sama, menurut laporan laman Gontor.

Abdalfatah menghampirinya dan mengalungkan kefiyeh, kain bermotif yang lekat dengan identitas Palestina. Keduanya lalu berpelukan, menurut laporan yang sama.

“Saya minta maaf, tadi saya ingat saudara-saudara kita di Palestina. Mereka dibantai, mereka dibom, mereka diserang terus-menerus,” kata Prabowo sesudahnya, seperti dikutip detikNews. Keadaan itu, menurut dia, harus memicu kehendak belajar sungguh-sungguh. Bangsa yang tidak kuat, katanya, akan diinjak-injak bangsa lain.

Sesudah resepsi, Abdalfatah mengatakan dukungan bagi Palestina ia rasakan sejak tiba di Indonesia 8 bulan lalu. “Indonesia berdiri bersama Palestina dan rakyat saya tidak sendirian di Gaza dan Tepi Barat,” ujarnya, seperti dimuat rilis berbahasa Indonesia Sekretariat Negara.

Pesan untuk Gontor, kritik untuk profesor

Kepada tuan rumah, Prabowo berpesan soal politik. “Gontor jangan ikut politik praktis, tapi harus paham politik,” katanya, seperti dikutip RRI dan detikJatim. Gontor, kata dia, harus berada di atas segala golongan politik.

Rumusan itu sudah tercatat dalam riwayat pondok. Laman sejarah Gontor menulis lembaga pendidikan harus lepas dari kepentingan partai maupun golongan politik mana pun, dengan semboyan “berdiri di atas dan untuk semua golongan”.

Bagian lain pidato itu menyinggung akademisi. “Aku heran kadang-kadang profesor, tapi tidak bisa melihat ketidakadilan. Profesor yang justru malah membela kepentingan orang-orang asing,” kata Prabowo, seperti dikutip CNN Indonesia. Laporan itu tidak memuat nama profesor yang dimaksud.

Kritik serupa pernah ia lontarkan pada Rabu, 23 April 2025, saat meluncurkan Gerakan Indonesia Menanam di Banyuasin, Sumatera Selatan. Ketika itu Prabowo mengatakan kaget ada profesor yang ikut “nyinyir” terhadap program makan bergizi gratis, menurut laporan CNBC Indonesia.

Di Gontor, Presiden juga mengatakan tidak ingin ada orang lapar di Indonesia dan ingin berjuang menghapus kemiskinan. Pemerintah, katanya, mulai membangun ribuan kapal nelayan tahun depan, 2027, menurut rilis Sekretariat Negara yang lain.

Rangkaian seabad Gontor berlangsung 18–20 September 2026. Panitia menjadwalkan penutupan pada Minggu, 20 September, lewat senam bersama dan reuni akbar alumni mulai pukul 08.00 WIB, menurut jadwal di laman Gontor.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.