Prabowo di HUT Ke-28 PAN: Demokrasi Bisa Dibajak dan Dibeli Kekuatan Ekonomi Besar
Di depan kader PAN dan pimpinan partai koalisi di JCC Senayan, Presiden Prabowo menyatakan tetap mendukung demokrasi, tetapi menuding ada pemilik uang besar yang hendak menyuap pejabat dan menyebar fitnah lewat buzzer.
Oleh Arsyid Muhamad
Penanggung Jawab Redaksi: Mursyid Sonsang
· 4 menit baca
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto memperingatkan bahwa demokrasi Indonesia bisa dibajak dan dibeli oleh pihak berkekuatan ekonomi besar. Peringatan itu ia sampaikan saat berpidato di puncak peringatan hari ulang tahun ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta Convention Center, Senayan, Jumat malam, 18 September 2026.
Prabowo hadir bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam acara bertema "Gerak Cepat Bantu Rakyat" itu. Di depan kader PAN, ia lebih dulu menegaskan sikapnya: sejak berdinas di tentara, katanya, ia mendukung demokrasi dan reformasi, gerakan yang menurut dia dipimpin tokoh-tokoh PAN. "Kita ingin demokrasi," ujar Prabowo, seperti dikutip Kompas.com dan detikNews.
Lalu nadanya berubah. Menurut Prabowo, "demokrasi bisa dibajak" dan bisa dibeli oleh mereka yang punya uang banyak, terutama yang hartanya diperoleh dengan cara tidak halal. Ia menuding pihak-pihak itu berusaha menyuap tokoh politik dan aparat negara: "nyogok hakim, nyogok jaksa, nyogok jenderal, nyogok menteri", bahkan presiden.
Dalam kutipan yang dimuat Kompas.com, detikNews, dan Tempo, Prabowo tidak menyebut nama orang, kelompok, atau perusahaan yang ia maksud. Tempo mengutip pidato itu dari siaran kanal YouTube PAN TV.
Media sosial ikut ia sorot. Prabowo mengatakan uang dipakai untuk "memelihara" algoritma, pendengung (buzzer), dan "robot-robot" guna menyebar fitnah kepada masyarakat.
Ia menyebut bahaya itu dialami banyak negara dan menggolongkannya sebagai bentuk perang. "Perang sekarang tidak perlu dengan kirim pasukan banyak," katanya. Ia juga berkata, "Alhamdulillah rakyat kita tidak bodoh."
Mengapa ini penting
Pernyataan ini keluar dari kepala negara, di forum partai, di hadapan pimpinan sejumlah partai politik dan lembaga negara. Tuduhan bahwa ada pemilik uang yang hendak membeli hakim, jaksa, jenderal, dan menteri menyentuh langsung kepercayaan publik terhadap penegakan hukum dan pemerintahan.
Karena disampaikan tanpa nama dan tanpa rujukan perkara, ucapan itu berstatus klaim politik yang belum dapat diuji publik. Bagi pembaca, bagian tentang pendengung dan algoritma dekat dengan keseharian: Presiden sendiri menyebut fitnah di media sosial sebagai alat memengaruhi warga, sehingga kebiasaan memeriksa asal informasi makin perlu.
Peta koalisi di satu ruangan
Pidato itu juga memuat pesan untuk koalisi. Prabowo menyebut PAN "kawan seperjuangan yang setia", menurut ANTARA.
Kompas.com mencatat hanya PAN dan Gerindra yang mengusung Prabowo dalam tiga pemilihan presiden terakhir, yakni 2014, 2019, dan 2024, termasuk ketika ia dua kali kalah. Pada 2014 ia berpasangan dengan Hatta Rajasa, Ketua Umum PAN saat itu. "Kawan di saat kalah itu kawan yang sulit dicari," kata Prabowo.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dalam sambutannya di acara yang sama, menyampaikan ikrar serupa. "PAN akan terus bersama Bapak Presiden," ujarnya, seraya menyebut kesetiaan terbesar partainya tertuju pada cita-cita Republik, khususnya Pasal 33 dan 34, dua pasal Undang-Undang Dasar 1945 tentang perekonomian dan kesejahteraan sosial.
Ia berseloroh bahwa dirinya dan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia "mungkin enggak nyapres", sedangkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar "masih mikir-mikir". Kompas.com melaporkan Zulkifli tidak menjelaskan lebih jauh candaan itu.
Selain Bahlil dan Muhaimin, Kompas.com mencatat kehadiran Ketua MPR Ahmad Muzani, Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf, dan Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Utut Adianto. Bisnis.com menyebut Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep juga tampak di lokasi, yang oleh Bisnis.com dan ANTARA ditulis sebagai JICC.
Kompak tidak berarti seragam. Sehari sebelum acara, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menyatakan partainya keberatan bila ambang batas parlemen, yakni syarat minimal suara nasional agar partai memperoleh kursi DPR, dinaikkan di atas 4 persen. Sikap itu berbeda dari keterangan Sekretaris Jenderal Gerindra Sugiono, yang pada 16 September menyatakan Gerindra sepakat dengan angka 5 persen dalam revisi Undang-Undang Pemilu, sikap yang menurut dia juga disampaikan Golkar dan PKS.
Apa selanjutnya
Prabowo mengatakan pemerintahan koalisinya genap dua tahun dalam beberapa pekan lagi dan mengklaim langkah-langkah yang diambil sudah dirasakan rakyat. Perdebatan ambang batas parlemen dalam revisi Undang-Undang Pemilu belum selesai; Viva Yoga mengingatkan putusan Mahkamah Konstitusi memerintahkan perubahan aturan itu sebelum Pemilu 2029.
Hingga Sabtu siang, 19 September 2026, pemberitaan yang dibuka Kabar18 belum memuat penjelasan Istana mengenai pihak yang dimaksud Presiden.
Sumber
- Kompas.com — Prabowo: Saya dukung demokrasi, tetapi hati-hati bisa dibajak
- detikNews — Prabowo: Kita harus hati-hati, demokrasi bisa dibajak dan dibeli
- Tempo — Prabowo tuding demokrasi dibajak kekuatan ekonomi besar
- ANTARA — Di HUT ke-28, Prabowo sebut PAN kawan seperjuangan setia
- Kompas.com — Zulhas: PAN akan terus bersama Prabowo
- Kompas.com — Sanjungan Prabowo untuk PAN, kawan seperjuangan yang setia
- Kompas.com — Canda Zulhas ke Prabowo soal pencalonan presiden
- Kompas.com — PAN keberatan ambang batas parlemen naik di atas 4 persen
- Bisnis.com — Prabowo-Gibran hadir di malam puncak HUT ke-28 PAN
Berita berikutnya

Prabowo Buka Peluang Rombak Kabinet Jelang Dua Tahun, PDIP Tetap di Luar Kabinet
Presiden Prabowo menyebut dua tahun cukup bagi menteri untuk membuktikan kemampuan. PDIP bertahan sebagai penyeimbang, NasDem merasa tak berhak masuk…
Baca juga





