Prasetyo Hadi Respons Aksi Greenpeace di Bundaran Hotel Indonesia
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah menangani bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan, setelah aksi Greenpeace di Bundaran Hotel Indonesia.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Jakarta — Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah berupaya menangani bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan, setelah aksi Greenpeace Indonesia di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Oktober 2026.
Prasetyo mengatakan pemerintah telah mengerahkan pasukan darat, armada udara, dan relawan untuk memadamkan kebakaran. Ia menyampaikan pernyataan itu ketika menanggapi aksi aktivis Greenpeace Indonesia yang membentangkan spanduk kritik dari atas Patung Selamat Datang.
Pemadaman kebakaran hutan dan lahan juga dilakukan melalui operasi modifikasi cuaca yang intensif di empat provinsi terdampak. Pernyataan tersebut menegaskan respons pemerintah terhadap kritik Greenpeace mengenai penanganan krisis iklim dan bencana.
Respons pemerintah menjadi perhatian publik
Aksi Greenpeace berlangsung bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Aktivis membentangkan dua spanduk besar dari Patung Selamat Datang di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.
Spanduk pertama menyerukan penanganan krisis iklim dan penurunan biaya hidup. Spanduk lainnya menyebut bencana makin parah dan kehidupan makin sulit, serta mempertanyakan kerja pemerintah. Greenpeace menyatakan aksi itu ditujukan untuk mendorong pemerintah menangani krisis iklim secara lebih serius.
Prasetyo menegaskan seluruh kekuatan telah dikerahkan untuk menangani bencana di Tanah Air, termasuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah. Aksi berlangsung pada Selasa pagi, 20 Oktober 2026, di Patung Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat.
Respons pemerintah dan aksi Greenpeace menempatkan penanganan bencana lingkungan serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakat sebagai isu politik nasional. Isu ini berkaitan dengan kualitas lingkungan, biaya hidup, dan langkah pemerintah menghadapi bencana.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Politik

Komite Sadar Rilis Survei Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta
Komite Sadar merilis survei evaluasi pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta. Survei melibatkan 560 responden dari Sumatra hingga Papua, dengan 78,8 pe…
Berita utama hari ini

Baca juga



