Survei SMRC Menempatkan Dedi Mulyadi di Puncak Elektabilitas Presiden
Survei nasional SMRC pada 1–10 Oktober 2026 menempatkan Dedi Mulyadi di urutan pertama dengan 35,5 persen, disusul Anies Baswedan 10,3 persen dan Prabowo Subianto 9,8 persen.
Oleh Arsyid Muhamad
· 1 menit baca
Indonesia — Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menempatkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di posisi teratas dalam survei elektabilitas presiden yang berlangsung pada 1–10 Oktober 2026.
Mengapa ini penting: Pembaca memperoleh gambaran dukungan responden terhadap sejumlah tokoh dalam simulasi pemilihan presiden berdasarkan survei nasional yang dikumpulkan pada 1–10 Oktober 2026.
Dalam simulasi semi-terbuka dengan 24 nama, Dedi memperoleh dukungan 35,5 persen. Anies Baswedan berada di urutan kedua dengan 10,3 persen, sedangkan Presiden Prabowo Subianto di posisi ketiga dengan 9,8 persen.
Hasil itu berasal dari survei terhadap 1.213 warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih. Responden dipilih secara acak dan diwawancarai melalui telepon serta tatap muka, dengan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Hasil simulasi
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menempati posisi berikutnya dengan 8,4 persen. Purbaya Yudhi Sadewa dan Ganjar Pranowo masing-masing memperoleh 5 persen, berdasarkan hasil yang diberitakan Tempo dan Suara.com.
SMRC juga menguji simulasi dua nama. Dalam skenario yang hanya mempertemukan Dedi dan Prabowo, Dedi memperoleh 69,3 persen dukungan, sedangkan Prabowo 18,8 persen.
Survei tersebut menggambarkan preferensi responden pada periode pengumpulan data, bukan hasil pemilihan presiden. Angka elektabilitas juga memiliki batas ketidakpastian sesuai margin of error survei.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Tokoh
Alim Setiawan Slamet Dilantik sebagai Wamentan di Jakarta
Presiden Prabowo Subianto melantik Rektor IPB University Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian di Istana Negara, Jakarta, pada 15 Oktob…
Terbaru di Politik

Berita utama hari ini

Baca juga




