Kabar18.com

Kamis, 15 Oktober 2026

Wali Kota Semarang Ajak Warga Teladani Pejuang Pertempuran Lima Hari

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengajak warga merawat keberanian dan pengabdian pejuang Pertempuran Lima Hari. Peringatan diisi pameran sejarah dan bazar UMKM.

Oleh

· 2 menit baca

Semarang — Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengajak warga meneladani keberanian dan pengabdian pejuang Pertempuran Lima Hari dalam peringatan ke-81 di kawasan Tugu Muda, Rabu (14/10/2026) malam.

Peringatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk mengenang perjuangan pemuda, pejuang, dan masyarakat Semarang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pertempuran Lima Hari berlangsung pada 14-18 Oktober 1945 dan disebut sebagai bagian penting dari sejarah perjuangan di Semarang.

Acara di kawasan Tugu Muda diisi upacara bendera, pembacaan cukilan sejarah oleh Drs. Stephanus Sukirno, MS, serta pertunjukan drama kolosal teatrikal sejarah oleh Untag dan Teater Pitoelas. Kegiatan itu juga melibatkan keluarga para pejuang dan jajaran pemerintah daerah.

Peringatan menghubungkan sejarah kota dengan kegiatan warga

Rangkaian peringatan tidak hanya berlangsung melalui seremoni. Pameran kesejarahan bertajuk Dari Semarang Kita Mulai digelar pada 14-20 Oktober 2026 di Lawang Sewu dan Rumah PoHan. Pameran tersebut menyajikan dokumentasi sejarah, kelas terbuka, serta diskusi literasi kesejarahan.

Bagi pembaca di tingkat nasional, kegiatan ini menunjukkan bagaimana sejarah lokal dirawat melalui pendidikan publik dan ruang partisipasi masyarakat. Bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan, sehingga agenda peringatan juga menyediakan ruang bagi pelaku usaha lokal.

Agustina menyampaikan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini tumbuh dari keberanian, kehilangan, dan harapan yang diperjuangkan para pendahulu. Ajakan meneladani pejuang diarahkan pada perawatan nilai keberanian serta pengabdian dalam kehidupan masyarakat.

Pameran hingga 20 Oktober 2026 menjadi agenda lanjutan yang disebut dalam rangkaian peringatan. Kegiatan tersebut mencakup akses terhadap dokumentasi sejarah, kelas terbuka, dan diskusi untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai sejarah Kota Semarang.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Tokoh

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.