Kabar18.com

Rabu, 23 September 2026

Xi Jinping Bertemu Trump di Amerika Serikat 23–25 September

Xi Jinping dijadwalkan mengunjungi Amerika Serikat pada 23–25 September 2026 atas undangan Donald Trump. Keduanya akan membahas hubungan bilateral dan isu global.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Meja rapat panjang dari kayu dengan deretan kursi di ruangan berkarpet dan berlampu gantung mewah.
Ilustrasi: Meja rapat panjang dari kayu dengan deretan kursi di ruangan berkarpet dan berlampu gantung mewah. · Foto: Valeria Drozdova / Pexels

Washington — Presiden China Xi Jinping akan mengunjungi Amerika Serikat pada 23–25 September 2026 atas undangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan bertemu untuk membahas hubungan bilateral serta isu dunia.

Kementerian Luar Negeri China mengonfirmasi kunjungan kenegaraan tersebut pada 21 September 2026. Xi dijadwalkan berada di Amerika Serikat mulai Rabu, 23 September, hingga Jumat, 25 September 2026. Pertemuan dengan Trump menjadi pertemuan langsung kedua kedua pemimpin pada 2026.

Reuters melaporkan kunjungan itu akan diisi pertukaran pandangan mendalam mengenai isu utama hubungan China-Amerika Serikat, perdamaian dunia, dan pembangunan. South China Morning Post menyebut pembicaraan juga akan mencakup perdagangan, teknologi, serta perselisihan keamanan nasional.

Mengapa pertemuan Xi-Trump penting bagi Indonesia

China dan Amerika Serikat merupakan dua kekuatan ekonomi terbesar dunia. Ketegangan perdagangan dan teknologi di antara keduanya dapat memengaruhi rantai pasok, arus investasi, kebijakan tarif, serta permintaan ekspor negara lain, termasuk Indonesia.

Detikcom melaporkan pertemuan tersebut diperkirakan berupaya meredakan ketegangan perdagangan, teknologi, dan isu strategis yang lebih luas. The Hindu menyebut pembicaraan berlangsung ketika Washington dan Beijing berupaya mengurangi ketegangan di antara kedua negara.

Trump dijadwalkan menyambut Xi di Pangkalan Gabungan Andrews pada Rabu, 23 September 2026, sebelum pertemuan utama keduanya pada hari berikutnya, menurut pejabat Amerika Serikat yang dikutip The Hindu. Pembicaraan itu menjadi agenda yang perlu dicermati karena hasilnya dapat memberi arah baru bagi hubungan ekonomi global dan ruang kebijakan Indonesia.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.