Kabar18.com

Selasa, 20 Oktober 2026

Prabowo Pacu Ekspor Nasional dari Jakarta Menjelang Akhir 2026

Presiden Prabowo Subianto meminta ekspor nasional dipacu dari seluruh sektor menjelang akhir 2026. Pemerintah menyiapkan satuan tugas untuk menangani hambatan ekspor, termasuk di manufaktur.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Aktivitas pelabuhan kargo dengan kapal kontainer, derek raksasa, dan tumpukan peti kemas.
Ilustrasi: Aktivitas pelabuhan kargo dengan kapal kontainer, derek raksasa, dan tumpukan peti kemas. · Foto: NEHEMIAS GOMEZ FOTOGRAFIA / Pexels

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah mempercepat ekspor nasional dari seluruh sektor menjelang akhir 2026, termasuk manufaktur, dalam pembahasan ekonomi di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/10/2026).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan arahan tersebut disampaikan dalam pertemuan tim ekonomi dengan Presiden. Pemerintah akan mengidentifikasi berbagai faktor yang berpotensi mengurangi ekspor dan menanganinya melalui mekanisme debottlenecking atau penguraian hambatan.

Penanganan itu dilakukan oleh satuan tugas yang telah mendapat penugasan Presiden. Pemerintah belum merinci target peningkatan ekspor maupun jenis hambatan yang akan menjadi prioritas. Namun, sektor manufaktur disebut termasuk bidang yang akan didorong untuk memperkuat kinerja ekspor.

Ekspor dan manufaktur menjadi perhatian pemerintah

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pasar bagi produk Indonesia di tengah dinamika ekonomi global. Penguatan ekspor di berbagai sektor diharapkan berjalan bersama dengan stabilitas makroekonomi sehingga dapat mendukung pertumbuhan nasional hingga akhir 2026.

Airlangga menyampaikan keterangan itu setelah pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 19 Oktober 2026. Laporan yang disampaikan kepada Presiden juga mencakup kondisi makroekonomi Indonesia dan strategi pemerintah untuk meningkatkan kinerja ekspor nasional.

Pemerintah selanjutnya akan mengevaluasi serta memperbaiki faktor yang menghambat kegiatan ekspor melalui satuan tugas sesuai arahan Presiden. Rincian target dan prioritas penanganan belum disampaikan dalam laporan yang tersedia.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.