Kabar18.com

Minggu, 8 November 2026

Bapanas Percepat Penyaluran Beras SPHP di Zona 2 dan 3

Bapanas meminta pemerintah daerah, Satgas Pangan Polri, dan Bulog mempercepat distribusi beras SPHP serta bantuan pangan di 38 provinsi setelah harga naik di zona 2 dan 3.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Hamparan butiran beras putih yang memenuhi seluruh bidang foto dari dekat.
Ilustrasi: Hamparan butiran beras putih yang memenuhi seluruh bidang foto dari dekat. · Foto: Bigul Malayi / wordpress (Openverse), CC0

Jakarta — Badan Pangan Nasional mempercepat penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan serta bantuan pangan beras pada Jumat, 6 November 2026, setelah harga beras premium dan medium naik di zona 2 dan zona 3.

Mengapa ini penting: Percepatan distribusi berlaku untuk koordinasi di 38 provinsi dan ditujukan menahan kenaikan harga beras di zona 2 dan zona 3.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas Hermawan meminta pemerintah daerah dan Satuan Tugas Pangan Polri di 38 provinsi bekerja sama dengan Perum Bulog untuk mempercepat distribusi beras yang telah dialokasikan pemerintah.

Menurut Liputan6.com, zona 2 meliputi wilayah Sumatra selain Lampung dan Sumatra Selatan, Nusa Tenggara Timur, serta Kalimantan. Zona 3 mencakup Maluku dan Papua. Harga beras di zona 1, yang meliputi Jawa, Lampung, Sumatra Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi, disebut relatif aman.

Percepatan itu dilakukan untuk menahan kenaikan harga dan memperluas akses masyarakat terhadap beras. Data pemantauan Bapanas per 5 November menunjukkan rata-rata harga beras nasional Rp16.214 per kilogram untuk kelas premium dan Rp13.715 per kilogram untuk kelas medium.

Realisasi penugasan SPHP

Penugasan tambahan program SPHP pada akhir September dan pertengahan Oktober 2026 mencapai 200 ribu ton. Hingga 5 November, penyalurannya mencapai 155,3 ribu ton atau 77,6 persen, menurut Bernas.id.

Penugasan tahap pertama, sebesar 828 ribu ton sejak Maret 2026, telah disalurkan seluruhnya oleh Bulog pada pekan keempat September. Pemerintah juga menargetkan Bulog mulai menyalurkan bantuan pangan beras untuk periode Oktober-Desember pada November 2026.

JawaPos.com melaporkan permintaan percepatan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang melibatkan pemerintah daerah dan Satgas Pangan Polri se-Indonesia di Jakarta. Distribusi SPHP dan bantuan pangan selanjutnya dilakukan melalui koordinasi pemerintah daerah, Satgas Pangan Polri, dan Bulog.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Daerah

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.