Rumah Tani dan Pos Indonesia Siapkan 2.000 Gerai Agri Pos
Rumah Tani dan Pos Indonesia menyiapkan 2.000 gerai Agri Pos serta 500 titik gudang dengan fasilitas penyimpanan dingin untuk memperkuat distribusi pangan nasional.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta — Rumah Tani dan PT Pos Indonesia (Persero) menyiapkan 2.000 gerai Agri Pos serta 500 titik gudang dengan fasilitas penyimpanan dingin di Indonesia pada Jumat, 30 Oktober 2026.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat distribusi komoditas pertanian dari pusat produksi menuju pasar. Rumah Tani menyebut jaringan gerai dan gudang itu dapat membantu menyerap serta menyalurkan hasil pertanian, sekaligus memperpendek rantai distribusi.
Model distribusi ini menempatkan Pos Indonesia sebagai mitra logistik dengan jaringan nasional. Rumah Tani berperan dalam pengelolaan komoditas pertanian dan penyerapan hasil petani, sedangkan layanan logistik mendukung pengiriman dari gudang atau titik pengumpulan ke titik distribusi dan pasar tujuan.
Distribusi lebih dekat ke sentra produksi
Bagi pembaca, rencana tersebut berkaitan langsung dengan jalur pasok pangan dan akses pasar bagi petani. Gerai Agri Pos dapat memperluas titik penyaluran, sementara gudang dengan fasilitas penyimpanan dingin ditujukan untuk menjaga penanganan komoditas yang membutuhkan pengiriman dan penyimpanan tepat waktu.
Kerja sama Rumah Tani dan Pos Indonesia sebelumnya mencakup pengambilan kiriman dari gudang atau titik pengumpulan, pengiriman ke pasar nasional, bongkar muat, serta pelaporan status pengiriman. Kolaborasi itu juga disebut memanfaatkan jaringan logistik Pos Indonesia untuk menghubungkan sentra produksi dengan pasar induk, pembeli institusional, dan jaringan distribusi modern.
Rumah Tani juga disebut memiliki jaringan di 13 pasar induk yang mencakup Sumatra, Jawa, dan Bali. Penguatan distribusi diharapkan mendukung penyerapan komoditas dan memperluas pasar bagi petani serta pelaku usaha pangan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Analisis
Rosan Sebut Investasi Indonesia Tembus Rp3.923,2 Triliun di Jakarta
Rosan Roeslani menyebut realisasi investasi Indonesia mencapai Rp3.923,2 triliun sejak kuartal IV 2024 hingga kuartal III 2026. Investor menuntut kepa…
Terbaru di Entrepreneur

Berita utama hari ini

Baca juga





