Kabar18.com

Jumat, 30 Oktober 2026

Rumah Tani dan Pos Indonesia Siapkan 2.000 Gerai Agri Pos

Rumah Tani dan Pos Indonesia menyiapkan 2.000 gerai Agri Pos serta 500 titik gudang dengan fasilitas penyimpanan dingin untuk memperkuat distribusi pangan nasional.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tumpukan peti plastik biru untuk penyimpanan dan pengiriman barang logistik.
Ilustrasi: Tumpukan peti plastik biru untuk penyimpanan dan pengiriman barang logistik. · Foto: Jan van der Wolf / Pexels

Jakarta — Rumah Tani dan PT Pos Indonesia (Persero) menyiapkan 2.000 gerai Agri Pos serta 500 titik gudang dengan fasilitas penyimpanan dingin di Indonesia pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat distribusi komoditas pertanian dari pusat produksi menuju pasar. Rumah Tani menyebut jaringan gerai dan gudang itu dapat membantu menyerap serta menyalurkan hasil pertanian, sekaligus memperpendek rantai distribusi.

Model distribusi ini menempatkan Pos Indonesia sebagai mitra logistik dengan jaringan nasional. Rumah Tani berperan dalam pengelolaan komoditas pertanian dan penyerapan hasil petani, sedangkan layanan logistik mendukung pengiriman dari gudang atau titik pengumpulan ke titik distribusi dan pasar tujuan.

Distribusi lebih dekat ke sentra produksi

Bagi pembaca, rencana tersebut berkaitan langsung dengan jalur pasok pangan dan akses pasar bagi petani. Gerai Agri Pos dapat memperluas titik penyaluran, sementara gudang dengan fasilitas penyimpanan dingin ditujukan untuk menjaga penanganan komoditas yang membutuhkan pengiriman dan penyimpanan tepat waktu.

Kerja sama Rumah Tani dan Pos Indonesia sebelumnya mencakup pengambilan kiriman dari gudang atau titik pengumpulan, pengiriman ke pasar nasional, bongkar muat, serta pelaporan status pengiriman. Kolaborasi itu juga disebut memanfaatkan jaringan logistik Pos Indonesia untuk menghubungkan sentra produksi dengan pasar induk, pembeli institusional, dan jaringan distribusi modern.

Rumah Tani juga disebut memiliki jaringan di 13 pasar induk yang mencakup Sumatra, Jawa, dan Bali. Penguatan distribusi diharapkan mendukung penyerapan komoditas dan memperluas pasar bagi petani serta pelaku usaha pangan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Entrepreneur

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.