Kemenpar Gelar Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 di Solo dan Yogyakarta Mulai 26 September
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memperkenalkan WIG 2026 yang berpuncak di Solo dan Yogyakarta pada 26 September–4 Oktober. Data BPS yang ia kutip: 58,34 persen wisman 2025 berwisata kuliner.
Oleh Asyinta Sastra
Penanggung Jawab Redaksi: Mursyid Sonsang
· 4 menit baca
Jakarta — Kementerian Pariwisata bersama Indonesia Gastronomy Network akan menggelar Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026 di Solo dan Yogyakarta pada 26 September–4 Oktober 2026. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memperkenalkan agenda itu dalam konferensi pers di Gedung Balairung Soesilo Soedarman, Jakarta, Selasa, 15 September 2026.
Penyelenggaraan tahun kedua ini bertema “From Local Roots to Global Recognition”, dari akar lokal menuju pengakuan global. Solo dan Yogyakarta menjadi panggung utama, sedangkan kegiatan pendukung tersebar di Jakarta, Bali, Semarang, dan Surabaya. Tahun lalu, menurut Liputan6.com, WIG berlangsung di Bali dan Jakarta.
Cakupannya ikut bergeser. Widiyanti mengatakan edisi sebelumnya banyak menonjolkan santapan gourmet, sementara tahun ini pemerintah ingin menampilkan gastronomi secara lebih utuh: asal-usul bahan dan hidangan, kearifan lokal, filosofi di balik makanan, sampai penerapannya dalam pengalaman gastronomi masa kini.
“Melalui Wonderful Indonesia Gastronomy 2026, kami mengajak dunia untuk melihat lebih dekat dan menemukan bahwa perjalanan dari akar budaya lokal menuju pengakuan global bermula di sini, di Indonesia,” kata Widiyanti, seperti dikutip Kompas.com.
Rangkaian dibuka di Pura Mangkunegaran, Solo, pada 26 September dengan Six-Hands Dinner, jamuan yang dimasak tiga koki: Degan Septoadji dan Wayan Ari Wibowo dari Indonesia serta Stéphane Carrade, koki Prancis peraih dua bintang Michelin. Jamuan ini bagian dari Rendez-Vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week 2026, kerja sama dengan Kedutaan Besar Prancis dan Institut Français d’Indonésie (IFI).
Dari pasar artisan sampai 150 restoran
Agenda WIG 2026 berjalan hingga akhir tahun:
- WIG Talks: lima sesi seminar dan satu sesi ulasan buku dengan 22 pembicara. ANTARA menyebut target 300 peserta.
- Artisan Market: 2–4 Oktober di Grand Hotel De Djokja, Yogyakarta, menjual antara lain keju artisanal, madu, dan teh. Kompas.com dan CNN Indonesia mencatat 21 tenant dari Joglosemar dan Jakarta, sedangkan ANTARA menyebut 13 kolaborator. Target pengunjungnya 1.300 orang.
- Chef Collaboration: sepanjang Oktober, mempertemukan koki, hotel, restoran, dan pelaku industri kreatif. Salah satu temanya Blue Food, yang mengangkat pangan dari laut.
- Culinary Festival: 7 Oktober–1 November di 32 pusat perbelanjaan di 14 kota, bekerja sama dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI).
- Indonesia Restaurant Months: 7 Oktober–31 Desember, bertema “Beyond the Plate”, melibatkan 150 restoran terkurasi dan bermitra dengan Priceless by Mastercard.
Kemenpar juga akan meluncurkan dua panduan pada September ini. Indonesia Gourmet Guide edisi kedua memuat restoran pilihan di sejumlah kota. Indonesia Local Eateries mendata rumah makan, kedai, pasar, dan pusat kuliner tempat warga makan sehari-hari.
Sebanyak 18 perwakilan media dan tastemakers, sebutan bagi para pemengaruh selera, akan diajak berkeliling: 13 dari luar negeri dan lima dari media nasional. Di antaranya, menurut Kompas.com, La Liste, The World’s 50 Best, Forbes Travel Guide, dan CNN International. Rutenya meliputi Kampung Laweyan, Pasar Gede, Rumah Atsiri, serta Candi Borobudur dan Prambanan.
Mengapa ini penting
Angka yang dibawa Widiyanti menjelaskan mengapa kuliner naik kelas dalam strategi pariwisata. Mengutip data Badan Pusat Statistik, ia menyebut 58,34 persen wisatawan mancanegara yang datang pada 2025 melakukan wisata kuliner atau gastronomi. RRI melaporkan angka itu menempatkan kuliner sebagai aktivitas terbanyak kedua, tepat di bawah menikmati alam.
Bagi daerah, dampaknya ada pada rantai pasok. Widiyanti menyebut gastronomi melibatkan petani, peternak, nelayan, produsen, juru masak, sampai pelaku usaha lokal yang merawat tradisi pangan. Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini, seperti dilaporkan ANTARA, mengatakan wisata kuliner tidak hanya mendatangkan turis asing, tetapi juga langsung menyentuh UMKM.
Angka kunci
- 58,34 persen wisman pada 2025 berwisata kuliner atau gastronomi (data BPS yang dikutip Menteri Pariwisata).
- 8,98 juta kunjungan wisman sepanjang Januari–Juli 2026; target setahun penuh 16–17 juta kunjungan.
- Dua restoran Indonesia masuk Asia’s 50 Best Restaurants 2026: August di Jakarta (peringkat 42) dan Locavore NXT di Ubud (peringkat 44).
- Indonesia menerima New Destination Champion Award 2026 dari La Liste, lembaga pemeringkat restoran berbasis di Prancis, dalam seremoni di Paris pada 24 November 2025.
Kata para pihak
Ketua Indonesia Gastronomy Network Vita Datau menyatakan WIG tidak berhenti pada promosi masakan. Program ini, kata dia, juga dimaksudkan membangun ekosistem dan mengangkat ekonomi pelakunya. Fabien Penone, Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, menyambut kerja sama kedua negara.
“Kerja sama ini membangun hubungan jangka panjang antara tradisi kuliner, para profesional, dan generasi muda kedua negara, sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian dan pengembangan warisan gastronomi kita,” kata Penone, seperti dikutip ANTARA.
Apa selanjutnya
Sehari sebelum pembukaan, IFI mengadakan lokakarya dan demo memasak di Politeknik Pariwisata Bali pada 25 September, disusul Politeknik Pariwisata Medan pada 29 September.
Untuk edisi berikutnya, Ni Made Ayu Marthini, seperti dikutip Liputan6.com, mengatakan WIG tahun depan akan menjelajahi Sumatera.
Sumber
- CNN Indonesia — Lewat WIG 2026, Kemenpar ajak wisman kenali cerita kuliner Indonesia (15/9/2026)
- Kompas.com — Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 digelar di Solo dan Yogyakarta (15/9/2026)
- ANTARA — WIG 2026 angkat asal usul hidangan lokal (15/9/2026)
- ANTARA Megapolitan — Wisata kuliner dan 58,34 persen wisman (15/9/2026)
- RRI — Indonesia targets becoming Asia's premier gastronomy destination (16/9/2026)
- RRI — Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 brings local flavors to the world (16/9/2026)
- Liputan6.com — WIG 2026 bawa kuliner dari meja makan ke pengalaman wisata (16/9/2026)
- Asia's 50 Best Restaurants — daftar 2026, peringkat 1–50
- ANTARA Megapolitan — Kualitas layanan pariwisata Indonesia diakui dunia (18/12/2025)
Baca juga





