Kabar18.com

Jumat, 23 Oktober 2026

Nasaruddin Umar Gandeng Gus Kautsar Perkuat Perlindungan Santri di Jakarta

Menteri Agama Nasaruddin Umar meluncurkan lima program prioritas pesantren di Jakarta pada Hari Santri 2026. Gus Kautsar dilibatkan dalam penguatan Safe Santri.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Al-Qur'an terbuka di atas rehal kayu dengan tasbih berumbai warna-warni berlatar hitam.
Ilustrasi: Al-Qur'an terbuka di atas rehal kayu dengan tasbih berumbai warna-warni berlatar hitam. · Foto: AmirHadi Manavi Moghadam / Pexels

Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar meluncurkan lima program prioritas pesantren pada peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2026, dengan Gus Kautsar dilibatkan dalam penguatan perlindungan santri.

Program pertama, Safe Santri, diarahkan untuk memastikan lingkungan pendidikan dan pola pengasuhan pesantren aman serta bebas dari kekerasan fisik, verbal, dan seksual. Kementerian Agama membentuk satuan tugas untuk menjalankan pencegahan, pengaduan, pendampingan, dan respons cepat terhadap persoalan kekerasan.

Program lain mencakup penguatan rekognisi ijazah pesantren, Pesantren Adaptif dan Mandiri, Santri 5.0, serta Dakwah Digital. Kelima agenda itu disiapkan untuk memperkuat fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan pesantren.

Perlindungan santri menjadi agenda utama pesantren

Keterlibatan pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Kediri, KH Muhammad Abdurrahman Al Kautsar atau Gus Kautsar, memperluas peran tokoh pesantren dalam menyampaikan pesan perlindungan santri. Safe Santri menempatkan keamanan dan pencegahan kekerasan sebagai bagian dari penguatan tata kelola pendidikan pesantren.

Penguatan rekognisi ijazah ditujukan untuk memperluas kesempatan lulusan pesantren melanjutkan pendidikan dan memasuki dunia kerja. Pesantren Adaptif dan Mandiri berfokus pada penguasaan teknologi serta kemandirian ekonomi, sedangkan Santri 5.0 menggabungkan ilmu agama dengan keterampilan yang relevan. Dakwah Digital disiapkan agar pesantren memanfaatkan ruang digital secara kreatif dan relevan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Tokoh

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.