OJK dan BEI Didorong Pulihkan Kepercayaan Investor di Jakarta
Analis pasar modal menilai pemerintah, OJK, dan BEI perlu membuktikan reformasi transparansi, free float, dan pengawasan transaksi untuk menjaga kepercayaan investor di tengah kajian MSCI.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta — Pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bursa Efek Indonesia (BEI) didorong memulihkan kepercayaan investor menghadapi risiko perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI), Jakarta, 1 November 2026.
Analis pasar modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana menilai pemulihan kepercayaan investor perlu menjadi prioritas pemerintah, OJK, dan BEI. Dorongan itu muncul ketika MSCI mengkaji kemungkinan mengubah status Indonesia dari emerging market atau pasar berkembang menjadi standalone market atau pasar mandiri.
Wardana menyebut reformasi perlu mencakup peningkatan transparansi kepemilikan saham, perbaikan kualitas free float atau jumlah saham yang tersedia untuk diperdagangkan publik, serta penguatan pengawasan terhadap transaksi tidak wajar. Langkah tersebut dinilai diperlukan untuk memperbaiki persepsi investor terhadap pasar modal Indonesia.
Kepercayaan investor menentukan daya tahan pasar Indonesia
Menurut Wardana, pengumuman kebijakan saja belum cukup. Investor membutuhkan bukti bahwa reformasi pasar modal dijalankan secara konsisten. Pembenahan yang berkelanjutan berpeluang memperbaiki persepsi investor dan mengurangi risiko tekanan modal yang berkepanjangan.
MSCI membuka konsultasi mengenai kemungkinan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia. Kekhawatiran yang disorot berkaitan dengan transparansi struktur kepemilikan, dugaan perilaku perdagangan terkoordinasi, dan efektivitas pengawasan pasar.
Perubahan status tersebut belum menjadi keputusan final. Pemerintah, OJK, dan BEI masih perlu menunjukkan hasil reformasi yang dapat meyakinkan investor serta menjawab perhatian terhadap transparansi, kualitas saham yang dapat diperdagangkan publik, dan integritas transaksi.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Kebijakan Strategis.
Tiga langkah kebijakan strategis, yaitu perpanjangan kebijakan pembelian kembali saham (buyback) tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga




