Kabar18.com

Selasa, 22 September 2026

Pemerintah Siapkan hingga 2 Juta Hektare Lahan untuk Bioetanol

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut pemerintah menyiapkan 1 juta hingga 2 juta hektare lahan untuk bioetanol berbahan tebu, singkong, dan jagung, dengan target E20 pada 2029.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Hamparan tanaman tebu yang rimbun di bawah langit berawan.
Ilustrasi: Hamparan tanaman tebu yang rimbun di bawah langit berawan. · Foto: Atlantic Ambience / Pexels

JakartaMenteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah menyiapkan lahan baru seluas 1 juta hingga 2 juta hektare untuk mendukung produksi bioetanol pada Senin, 21 September 2026. Bahan bakunya berasal dari tebu, singkong, dan jagung.

Mengapa ini penting: Target ini dapat memengaruhi penyediaan lahan, produksi komoditas, pembangunan pabrik, dan komposisi bensin secara bertahap hingga E20 pada 2029.

Amran menyampaikan rencana itu setelah memimpin rapat program khusus pengembangan bioetanol bersama 44 bupati di Jakarta. Menurut laporan RRI, pemerintah juga akan membangun pabrik bioetanol dan menggerakkan pengembangannya di berbagai daerah.

Target campuran bertahap

Pemerintah menargetkan penerapan campuran etanol dalam bensin secara bertahap. Tahap yang disebut Amran mencakup E5, E10, lalu E20 pada 2029.

E20 berarti bahan bakar mengandung 20 persen etanol dan 80 persen bensin. Setelah target 2029, pemerintah menargetkan peningkatan campuran hingga E40 pada 2030 atau 2031, menurut RRI.

Penyediaan lahan akan dikonsolidasikan bersama pemerintah daerah. Pemerintah juga merencanakan pembangunan pabrik untuk mengolah komoditas tersebut menjadi bahan bakar etanol.

Pembiayaan dan kebutuhan lahan

Rencana pembiayaan pembangunan industri itu menggunakan skema 30 persen dari badan usaha milik negara dan 70 persen dari sektor swasta, menurut laporan RCTI+. Laporan tersebut menyebut kebutuhan lahan berada pada kisaran 1 juta hingga 2 juta hektare.

Rencana ini merupakan tahap awal pengembangan bioetanol dalam negeri. Pemerintah menempatkan tebu, singkong, dan jagung sebagai tiga komoditas strategis untuk memenuhi bahan baku program.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Pemerintahan

  2. Berita utama hari ini

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.