Ziarah Makam Rang Kayo Hitam, Tokoh Penting Adat Melayu Jambi
Dalam ziarah ini rombongan pengurus LAMJ Provinsi Jambi membacakan tahlil di depan pusara Rang Kayo Hitam, dan istrinya, Putri Mayang Mangurai.
Oleh Doddi Irawan
Penanggung Jawab Redaksi: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
BERBAK, KABAR18.COM - Menyambut Hari Adat Melayu Jambi ke-2, pengurus Lembaga Adat Melayu Jambi (LAMJ) Provinsi Jambi ziarah ke Makam Rang Kayo Hitam, di Kelurahan Simpang, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi, Sabtu, 15 Juli 2023.
Puncak peringatan Hari Adat Melayu Jambi ke-2 jatuh pada 1 Muharram 1445 Hijriyah, bertepatan dengan Rabu 19 Juli 2023.
Ziarah dihadiri langsung oleh Ketua Umum LAMJ Provinsi Jambi, Datuk Hasan Basri Agus Temenggung Putro Joyodiningrat.
Ziarah ke makam Sultan Melayu Jambi itu ditempuh melalui jalur darat, melewati wilayah Kumpeh, Kabupaten Muarojambi, sekitar 90 kilometer dari Kota Jambi. Rombongan berangkat menggunakan 2 bus dan sejumlah minibus.
Dalam ziarah ini rombongan pengurus LAMJ Provinsi Jambi membacakan tahlil di depan pusara Rang Kayo Hitam, dan istrinya, Putri Mayang Mangurai.
Rombongan juga mendengarkan penjelasan dari Datuk Raden Ahmad Ramli Tanjung, tentang sejarah dan silsilah Rang Kayo Hitam dan keluarganya.
Makam Rang Kayo Hitam yang memiliki nama asli Sayyid Ahmad Kamil berada persis di pinggir Sungai Batanghari.
Makam yang sudah direnovasi ini berdiri megah di kawasan Cagar Budaya Situs Rang Kayo Hitam. Tidak jauh dari situ berdiri Kantor Kecamatan Berbak.
Di Kompleks Makam Rang Kayo Hitam, Sultan Melayu Jambi yang memerintah pada abad 15 Masehi, terdapat 4 makam. Dua lagi makam kerabatnya. Tidak diketahui nama-nama mereka.
Makam Rang Kayo Hitam berbentuk persegi panjang berukuran 5,2 x 1,5 meter. Di utara dan selatan makan terdapat 2 nisan yang terbuat dari batu andesit.
Sementara, makam Putri Mayang Mangurai panjangnya 3,7 meter dengan lebar 1,4 meter. Nisannya sama dengan di makam Rang Kayo Hitam.
Menurut Datuk Raden Ahmad Ramli Tanjung, keturunan ke-22 dari Datuk Paduko Berhalo, satu dari makam itu adalah Panglima Perang Kesultanan Melayu Jambi, sedangkan satu lagi makam kerabat dekat Rang Kayo Hitam.
Ketua Umum LAMJ Provinsi Jambi, Datuk Hasan Basri Agus mengungkapkan, Rang Kayo Hitam merupakan orang pertama di Jambi yang meletakkan dasar adat istiadat pada syarak atau hukum agama.
Datuk HBA menegaskan, pengurus LAMJ Provinsi Jambi berjanji akan menjaga adat istiadat Jambi dari rongrongan pengaruh negatif yang dapat merusak tatanan adat.
"Adat Jambi tak lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan," ujar anggota DPR RI periode 2019 - 2024 utusan Provinsi Jambi ini.
Menurut Datuk HBA, kedatangan seluruh pengurus LAMJ Provinsi Jambi ini untuk berjanji langsung di depan makam tokoh peletak dasar adat istiadat Melayu Jambi, Rang Kayo Hitam.
Datuk HBA minta seluruh pengurus Lembaga Adat Melayu Jambi di Provinsi Jambi menanamkan tekad untuk mengurus adat sebaik mungkin.
Informasi yang dirangkum KABAR18 dari berbagai sumber menyebutkan, Rang Kayo Hitam adalah Raja Melayu Jambi keempat, menggantikan kakaknya, Rang Kayo Kedataran.
Rang Kayo Hitam adalah putra dari Ahmad Salim atau Ahmad Barus II asal Turki, yang dikenal dengan sebutan Datuk Paduko Berhalo, pendiri dan raja pertama Kerajaan Melayu Jambi.
Ibunya, Putri Selaras Pinang Masak, berasal dari Kerajaan Pagaruyung, Sumatra Barat. Rang Kayo Hitam menyebarkan agama Islam dan meletakkan nilai-nilai keislaman pada kerajaannya.
Situs Rang Kayo Hitam cukup unik. Pada situs ini terdapat peninggalan budaya dari dua masa. Rang Kayo Hitam dan Putri Mayang Mangurai adalah tokoh penting Islam pada masa Kesultanan Jambi.
Di situs ini pula ditemukan struktur bata kuno, diduga peninggalan masa Hindu dan Budha. Struktur bata kuno itu diduga Candi Budha, karena ditemukan tangan dan kepala arca berwujud singa.
Pada masa Kerajaan Melayu Jambi dipimpin Datuk Paduko Berhalo hingga Rang Kayo Hitam dan keturunannya, aturan hukum yang diberlakukan mengacu pada ajaran Islam.
Kerajaan ini terus berkembang hingga akhirnya berubah menjadi kesultanan sejak masa Rang Kayo Hitam. ***
Berita berikutnya

Baca juga




