Kabar18.com

Selasa, 20 Oktober 2026

IHSG di Bawah 5.000 Dipandang Danantara sebagai Momentum Investasi

Danantara menilai koreksi IHSG di bawah level 5.000 sebagai peluang investasi jangka panjang. Lembaga ini berencana masuk bertahap dengan mempertimbangkan fundamental dan valuasi saham.

Oleh

· 2 menit baca

Jakarta — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) memandang koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat berada di bawah level 5.000 pada perdagangan 19 Oktober 2026 sebagai peluang investasi jangka panjang.

Danantara berencana masuk ke pasar saham secara bertahap. Fokus investasi diarahkan pada saham dengan fundamental kuat dan valuasi yang menarik, termasuk saham badan usaha milik negara (BUMN) yang tercatat di bursa.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani mengatakan tekanan pada harga saham tidak selalu mencerminkan memburuknya kinerja perusahaan. Menurut dia, pergerakan pasar juga dapat dipengaruhi faktor teknis, sentimen, rumor, dan faktor nonfundamental.

Danantara menyatakan keputusan investasi akan dilakukan secara selektif setelah mempertimbangkan fundamental perusahaan dan valuasi. Lembaga tersebut tidak merinci emiten sasaran maupun nilai tambahan investasi yang akan direalisasikan.

Koreksi IHSG menjadi perhatian investor Indonesia

Bagi pembaca nasional, sikap Danantara menunjukkan bahwa pelemahan IHSG dipandang sebagai bagian dari dinamika pasar, bukan otomatis alasan untuk menghentikan investasi. Perkembangan ini relevan karena keputusan lembaga pengelola investasi negara dapat memengaruhi perhatian terhadap saham BUMN dan sentimen pasar modal.

Danantara menilai sektor perbankan memiliki fundamental yang solid, sementara peluang juga dilihat pada sektor infrastruktur dan telekomunikasi. Strategi masuk secara bertahap memungkinkan penilaian dilakukan berdasarkan kondisi perusahaan dan daya tarik valuasinya.

Rencana penambahan kepemilikan saham belum disertai rincian mengenai perusahaan yang menjadi sasaran, besaran dana, atau waktu pelaksanaan. Karena itu, informasi yang tersedia baru menunjukkan arah strategi Danantara, bukan realisasi transaksi tertentu.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Analisis

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.