Kabar18.com

Minggu, 18 Oktober 2026

Sebastien Lecornu Sebut 1.200 Orang Ditangkap dalam Protes Nasional

Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu menyebut 1.200 orang ditangkap dan 150 polisi terluka dalam protes nasional pada Sabtu (17/10). Aksi menentang lonjakan inflasi itu disertai bentrokan, penjarahan, dan kebakaran.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Lorong bangunan tua yang kosong dan sunyi dengan pintu-pintu terbuka.
Ilustrasi: Lorong bangunan tua yang kosong dan sunyi dengan pintu-pintu terbuka. · Foto: Faruk Tokluoğlu / Pexels

Paris — Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu mengatakan 1.200 orang ditangkap dalam aksi protes di seluruh Prancis pada Sabtu (17/10). Sebanyak 150 polisi terluka dalam bentrokan yang diwarnai penjarahan dan kebakaran.

Aksi nasional tersebut bermula sebagai demonstrasi menentang lonjakan biaya hidup dan inflasi. AFP melaporkan unjuk rasa diikuti 550.000 orang menurut Kementerian Dalam Negeri Prancis, sedangkan serikat pekerja CGT menyebut jumlah peserta mencapai 800.000 orang.

Bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa terjadi di Paris serta sejumlah kota lain. Polisi menggunakan gas air mata dan meriam air setelah sebagian pengunjuk rasa melempar benda serta menyalakan kembang api. Laporan AFP juga menyebut seorang remaja berusia 17 tahun kehilangan tangan kanan setelah terkena granat pengendali massa di Saint-Etienne.

Kerusuhan menguji penanganan biaya hidup dan keamanan Prancis

Peristiwa ini penting bagi pembaca di Indonesia karena memperlihatkan bagaimana tekanan biaya hidup dapat berkembang menjadi gangguan keamanan di negara besar Eropa. Inflasi dan kenaikan biaya hidup menjadi keluhan utama demonstran, sementara aksi kekerasan memperluas dampaknya ke ruang publik, aparat, dan kegiatan ekonomi.

Perbedaan angka itu mencerminkan pembaruan data sepanjang hari aksi.

AFP menyebut kekerasan bermula di sela-sela pawai di ibu kota dan kota-kota lain. Kebakaran, penjarahan massal, serta bentrokan kemudian mendominasi sejumlah lokasi. Laporan yang tersedia tidak menyebut langkah lanjutan pemerintah setelah angka penangkapan dan korban polisi diumumkan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.