Zulkifli Hasan Paparkan Tiga Strategi Pemerintah Perkuat Swasembada Pangan
Zulkifli Hasan menyebut pemerintah memangkas 145 aturan pupuk menjadi tiga aturan. Pemerintah juga memperbaiki irigasi, produktivitas sawah, dan kebijakan harga pangan bagi petani.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Nasional — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memaparkan tiga strategi pemerintah untuk memperkuat swasembada pangan pada 5 November 2026. Strategi itu mencakup penyederhanaan aturan penyaluran pupuk, perbaikan produktivitas sawah, dan kebijakan harga pangan yang lebih berpihak kepada petani.
Mengapa ini penting: Petani menjadi sasaran kebijakan penyederhanaan penyaluran pupuk, perbaikan irigasi, dan penyesuaian harga pangan yang dipaparkan pemerintah.
Dalam acara Senator Menyapa, Zulkifli mengatakan pemerintah memangkas 145 aturan terkait pupuk menjadi tiga aturan. Menurut dia, perubahan itu dilakukan setelah tiga kali rapat dan kemudian dilaporkan kepada Presiden.
Zulkifli menyebut penyerapan pupuk meningkat dari 6 juta ton pada 2024 menjadi 9,5 juta ton pada 2025. Ia juga mengatakan produksi pada 2025 naik hampir 2 juta ton setelah penyerapan pupuk meningkat.
Strategi kedua adalah memperbaiki produktivitas sawah. Perbaikan itu, menurut Zulkifli, tidak hanya mencakup jaringan irigasi, tetapi juga jalan menuju irigasi. Pemerintah membangun irigasi secara besar-besaran pada 2025.
Strategi ketiga ialah memperbaiki kebijakan harga pangan, terutama harga komoditas di tingkat petani. Zulkifli mengatakan kebijakan pemerintah selama ini sudah berpihak kepada sektor pangan, tetapi dampaknya belum cukup terasa bagi petani.
Detik melaporkan Zulkifli menyampaikan strategi tersebut sebagai upaya agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor pangan. RRI juga melaporkan klaim Zulkifli mengenai pemangkasan aturan pupuk dan kenaikan penyerapan dari 6 juta ton pada 2024 menjadi 9,5 juta ton pada 2025.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pemerintahan
Pemerintah Pantau 10.070 KDKMP untuk Pangan Murah
Pemerintah memantau 10.070 KDKMP selama delapan hari. Koperasi disiapkan menjual beras bersubsidi dan menyalurkan bantuan pangan bagi warga.
Terbaru di Pemerintahan

Berita utama hari ini

Baca juga





